wejangan 1

August 26th, 2008

sebuah kebersamaan memerlukan satu dosis keteraturan untuk memastikan tercapainya kebersamaan yang berkualitas.
-Mario Teguh-

Akhir-akhir ini saya merasa makin disadarkan bahwa perempuan-perempuan yang saya kenal adalah perempuan-perempuan hebat. Jadi tidak ada alasan buat saya untuk jadi lelaki pecundang.

Merindukanmu di antara pucuk daun basah
malam dengan gigil penuh keluh kesah
Hari-hari yang semakin tak dikenal
dan aku ikut mengalir dengannya timbul dan tenggelam

Ketika mata semakin memerah, ketegaran luruh bersama hati yang merapuh

Badai masih berkecamuk dan belum akan berlalu
Dan sisi manusiaku riuh rendah berdesak-desakan keluar
mengalir lewat air mata

Dengan tersengguk-sengguk kuseruput kopi panas di atas meja
Di antaranya membayang wajahmu dalam hitam
namun sebentar saja menghilang ditikam angin malam

Sungguh…
aku rindu pulang
dan berselimut lembut di dekatmu
di antara simpang siur perjalanan

jam makan siang

May 6th, 2008

terkadang saya membayangkan suatu hari bisa mengeluarkan dari tas saya: sekotak nasi yang wangi dengan sepotong ayam goreng dan sedikit lalapan lengkap dengan sambal pedasnya yang dibuat dengan penuh kasih sayang, di saat jam makan siang

Ajak aku ke Milan

May 5th, 2008

biar kutunjukkan padamu
bidadari jelita bergaun biru
setelah monumen (patah hati) ini ada persimpangan
kemanapun berjalan kamu bisa sampai ke Milan
(kamu tidak bilang ingin ke Roma kan?)
sehari, seminggu, sebulan? aku tak tau
kecuali kamu ingin kubawa sekejap bersama angin menderu-deru,
tolong singgah sebentar
rawat sayapku ini hingga sembuh benar