Saya ini berawal dari kata-kata cinta, kemudian berubah menjadi nafas memburu dalam nafsu, setelah jeda waktu menjelma jadi rintihan dan nafas yang tersengal-sengal, sebelum lahir dalam tangisan.

3 Responses to “Saya”

  1. The Bitch said:

    sementara saya hanya akibat dari perbuatan binatang yang terlegalkan dalam dua pucuk lembaran tipis berjudul BUKU NIKAH.

  2. khairuddin said:

    saya hanyalah : lelaki berbekal gitar tua, datang ke jakarta mencari……..

  3. nonadita said:

    Nganuuu…….
    ini blog e Yudis? Hi!

Leave a Reply