Menghantarkan rasa

May 29th, 2008

Jadi pengkhayal yang tidak harus menulis itu gampang. Tapi jadi penulis yang harus berkhayal?

Bagaimana mentransfer sebuah rasa kepada pembaca lewat tulisan seringkali bukan perkara ecek-ecek. Apalagi situasi dalam khayalan yang kita tulis itu sama sekali belum pernah kita hadapi. Namanya juga khayalan. Solusinya?

Berusaha untuk melatih kepekaan rasa, riset, dan trial and error.

Ayo tulis! Meskipun hanya satu kalimat sehari.

fiuhhh… 

4 Responses to “Menghantarkan rasa”

  1. venus said:

    huhuhu….cape, kan? I know, tapi harus bisa. ayo, semangat!

  2. Dimas said:

    ya begitulah hal - hal yang harus dijalani seorang penulis,,,
    But keep your spirit..!!

  3. harr51 said:

    practice make perfect..

    *.opo to yoo

  4. latree said:

    with the power of imagination. I will write!
    *mencontek sailor moon*

Leave a Reply