Kamu yang (makin) lucu

May 13th, 2008

Dan kamu mengajakku bertemu suatu hari nanti kalau aku datang ke kotamu. Untuk apa? Tidak ada lagi kata maaf yang perlu kamu ucapkan. Mungkin kehadiranku juga yang pernah menyebabkan kekacauan. Ataukah ada lagi yang ingin kamu pinta?

 

“Nggak kok, dulu kan kamu sering ngajak jalan tapi aku nggak mau. Sekarang giliran aku yang mau ngajak jalan..”

Eh, sekarang kamu makin pintar melucu ya?

7 Responses to “Kamu yang (makin) lucu”

  1. latree said:

    ih… ‘lucu’nya perih kayanya ya…

  2. Ndoro Seten said:

    kau yang memualai
    dan kau yang mengakhiri….

    ci ileee….

  3. venus said:

    jangan mau jangan mau jangan mauuuu….

    ini si lenny yg ketemu di angkot, bukan? :D

  4. CY said:

    **baca komen Venus, ngakak koprol** :mrgreen:

    Namanya Lenny Bawono ya?? :lol:

  5. Ersis Warmansyah Abbas said:

    Yang penting ngopi dulu ah … biar semakin mantap nulisnya

  6. natazya said:

    its good to say that sumthing bitter cud be funny :p

    tertawalah saja.. kan memang paling mudah adalah mentertawakan keadaan yang sama sekali tidak diharapkan :D

  7. cK said:

    saya ikut ketawa aja deh.. :mrgreen:

Leave a Reply