Merindukanmu di antara pucuk daun basah
malam dengan gigil penuh keluh kesah
Hari-hari yang semakin tak dikenal
dan aku ikut mengalir dengannya timbul dan tenggelam

Ketika mata semakin memerah, ketegaran luruh bersama hati yang merapuh

Badai masih berkecamuk dan belum akan berlalu
Dan sisi manusiaku riuh rendah berdesak-desakan keluar
mengalir lewat air mata

Dengan tersengguk-sengguk kuseruput kopi panas di atas meja
Di antaranya membayang wajahmu dalam hitam
namun sebentar saja menghilang ditikam angin malam

Sungguh…
aku rindu pulang
dan berselimut lembut di dekatmu
di antara simpang siur perjalanan

7 Responses to “Jemputlah, aku rindu (ingin pulang…)”

  1. carra said:

    *jemput* ayo balik ke kedai kopinya… ada yg mo beli tuh…

  2. venus said:

    Merindukanmu di antara pucuk daun basah….

    ooooh, ini pasti sejenis kunti, sukanya main di pohonan, terbang2 ga jelas.

  3. tukangkopi said:

    komennya ndak nggenah blas.. :lol:

  4. eve said:

    pulanglah, dan rauplah kerinduan itu. Segarkan diri dengan pelukannya…

  5. aprikot said:

    kmu jatuh cinta sama kuntilanak dis? duh kesian :D

  6. calonorangtenarsedunia said:

    Aku dateng, Dis…

  7. latree said:

    aku habis pulang… (ngiming-imingi)

Leave a Reply