Foto
March 27th, 2008
aku pernah membekukan sekelumit waktu
memotongnya sedikit
lalu kusimpan dalam lipatan album
Tapi waktu adalah pembangkang
dia tidak bisa diam
Lalu potongan itu adalah kenangan
Bintang
March 19th, 2008
mungkin aku serupa bintang jatuh
terbakar dalam partikel-partikel udara yang rapat dan menyesakkan
menjatuhkan diri dalam belantara sukma-mu
yang ternyata malah memusnahkan semua
maaf,
demi yang bernama cinta
Senja
March 19th, 2008
Suatu ketika senja berbisik kepadaku “Jika suatu hari aku berbintang, masihkah dia benci padaku? Jika suatu waktu aku bisa memberinya kehangatan, masihkah dia takut menemuiku?â€
Lalu aku bertanya pada senja yang sedikit murung, “Siapakah dia yang kamu maksud?â€
Lalu dia menunjuk seorang gadis jelita di balik jendela, “Dia yang sering bercerita denganku tentang dirimu tapi kemudian terbakar cemburu karena ternyata aku lebih tau tentangmu.†“Dia yang mencintaiku sekaligus membenciku.†“Tapi dia yang kutau selalu mencintaimu.â€
Aku hanya bisa terhenyak. Kudengar senja mendesah pelan. Memandangmu sayu seperti juga diriku.
“Bagaimana aku tau itu caramu mencintaiku jika tak seperti yang aku mau?â€